home

Kamis

Konfigurasi dasar router



Konfigurasi Dasar PC-Router dengan

Windows 2003 Server

I.      Pendahuluan



Jaringan Komputer adalah sebuah kumpulan dari komputer, printer, dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan dan membentuk suatu sistem tertentu. Informasi bergerak melalui kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar informasi (data), mencetak pada printer yang sama dan dapat secara simultan menggunakan program aplikasi yang sama.
 
Ada beberapa pembagian dari jenis-jenis jaringan yaitu :

1.LAN (Local Area Network) merupakan jaringan milik pribadi didalam gedung atau kampus yang berukuran sampai dengan beberapa kilometer. LAN sering digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor atau perusahaan untuk pemakaian bersama dan saling bertukar informasi.
2.MAN ( Metropolitan Area Network) merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar, biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara bahkan dapat digunakan untuk aplikasi TV kabel.
3.WAN ( Wide Area Network) jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas seringkali mencakup negara bahkan benua. Teknologi yang digunakan hampir sama dengan LAN.
4.INTERNET (Interconnected Network) jangkauannya mencakup seluruh dunia yang merupakan gabungan dari LAN,WAN, dan MAN yang ada.




Topologi jaringan secara fisik dapat dibagi lagi menjadi 4 secara umum :


  1. Mesh

a.       Keuntungan

1.      Reliabilitsanya Baik

b.      Kerugian

1.      Jaringan sangat mahal

2.      Tidak efesien dalam pengembangan

  1. Bus

a.       Keuntungan

1.      Hemat Kabel

2.      Layout Kabel Sederhana

3.      Mudah dalam pengembangan

b.      Kerugian

1.      Deteksi dan Isolasi kesalahan sangat kecil

2.      Kepadatan Trafik

3.      Bila salah satu dari klien mengalami gangguan maka jaringan tidak bisa berfungsi.

4.      Diperlukan repeater untuk hubungan jarak jauh.







  1. Ring

a.       Keuntungan

1.      Hemat Kabel

b.      Kerugian

1.      Peka terhadap kesalahan sama seperti Bus topologi

2.      Pengembangan jaringan lebih kaku

  1. Star

a.       Keuntungan

1.      Paling Fleksibel

2.      Pemasangan dan perubahan yang terjadi pada salah satu klien tidak mempengaruhi klien lain dan jaringan

3.      Control terpusat

4.      Mudah deteksi error

5.      Kemudahan pengelolaan jaringan

b.      kerugian

1.      Perlu penanganan khusus

2.      Control terpusat menjadi elemen kritis yaitu HUB atau SWITCH


\Begitulah secara umum dan konsep tentang Komunikasi Data dan Jaringan yang perlu kita ketahui bersama. Sehingga kita dapat mengambil manfaat dari penggunaan jaringan yang digunakan selama ini antara lain ; resources sharing, hemat biaya, dan ketersediaan kebutuhan yang tinggi.


II.      IP Address dan Subnet Mask
IP Address (Alamat IP) adalah identitas khusus yang digunakan untuk memberikan tanda atau alamat pada sebuah paket data atau pada suatu sistem computer. Konsep dasar pengalamatan (IP Address) di internet adalah awalan (prefix) pada IP Address dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pemilihan rute paket data ke alamat tujuan. Sebelum anda memasuki aspek-aspek lebih jauh tentang IP Address, kiranya penting untuk mengerti lebih dahulu beberapa hal fundamental dari IP Address itu sendiri. Untuk IPv4 digunakan bilangan 32 Bit.

 
Kelas-kelas IP address yang umum digunakan terdiri dari :

 IP Address dengan IP 127 tidak digunakan karena sudah digunakan sebagai IP Local (loopback IP Address).
III.      Routing
Routing (Perutean) merupakan cara bagaimana suatu trafik atau lalu lintas dalam jaringan dapat menentukan lokasi tujuan dan cara tercepat menuju ke tujuan tersebut sesuai dengan alamat  IP yang diberikan.
Perutean secara static dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
1.      Default Gateway
2.      Static Route
Penggunaan Default gateway dan static route tersebut diatas dapat kita perhatikan sesuai dengan kebutuhan kita pada saat mendesain suatu jaringan, apakah route yang dibuat agak kompleks atau sederhana.
Untuk desain route sederhana kemungkinan besar dapat digunakan dengan menggunakan default gateway. Tetapi seandainya kondisi jaringan sudah begitu kompleks dapat kita menggunakan routing static atau kedua-duanya secara kombinasi yakni menggunakan dafault gateway dan static route pada titik-titik tertentu.

Perhatikan kondisi jaringan berikut
 
 
Default gateway dan static route


dapat melihat bagaimana mengkonfigurasikan Default gateway dan kapan static route diperlukan. Nanti akan dijelaskan lebih lanjut bagaimana mengkonfigurasikan default gateway dan static route pada router yang dalam hal ini kita menggunakan PC Router.
Tabel routing terdiri atas entri-entri rute dan setiap entri rute terdiri dair IP Address, tanda untuk menunjukkan ruting langsung atau tidak langsung, alamat router dan nomor interface, lihat  tabel routing  dibawah ini :
Tabel Routing

Penjelasan tentang Tabel routing diatas :
-          0.0.0.0 menunjukkan router default, alamat 172.16.7.21
-          127.0.0.0 Jaringan Loopback. Tiap datagram yang yang dikirim ke 127.0.0.0  akan dirutekan ke 127.0.0.1 dan direfleksikan balik.
-          172.16.0.0 Alamat jaringan. Datagram yang ditujukan ke jaringan ini akan dirutekan melalui adapter 172.16.7.21.
-          172.16.7.21 Alamat Network Adapter Host. Perhatikan datagram yang dikirimkan ke alamat ini akan dirutekan kembali ke Loopback.
-          172.16.255.255 Alamat Broadcast untuk jaringan 172.16.0.0. Broadcast akan dirutekan ke jaringan melalui adapter 172.16.7.21. Entri akan seperti ini harus ditambahkan bila pesan broadcast akan dirutekan ke jaringan remote.
-          224.0.0.0 Alamat multicast yang digunakan secara internal oleh windows.
-          255.255.255.255 Alamat Broadcast local (router tidak meneruskan broadcast ke jaringan lain).

IV.      Konfigurasi  dan Aplikasi PC Router

PC Router adalah Personal Computer (PC) yang digunakan sebagai Router (routing) biasanya yang digunakan adalah PC – Multihomed yaitu Komputer yang memiliki lebih dari 1 NIC ( Network Interface Card).

PC Multihomed

A    Kebutuhan
Kebutuhan yang diperlukan dalam mendesain jaringan dengan PC Route adalah :
1.      Komputer (Pada kasus ini menggunakan Komputer dengan Teknologi Pentium 4 dengan Sistem Operasi Windows 2000 Server atau 2003 Server)
2.      Kartu Jaringan (NIC) 2 buah atau lebih
3.      Kabel jaringan
4.      Switch 
 B. Configurasi Router
B.1.     Dengan Default Gateway
Konfigurasi PC Router dengan default gateway ini sangat mudah dapat kita lakukan dengan :
1. Siapkan 2 buah komputer yang memiliki 2 buah NIC yang ada di dalamnya dan menggunakan system Operasi Windows 2000 atau 2003 server (PC – Multihomed)
2. Siapkan juga 3 buah komputer sebagai klien dari PC Router dengan spesifikasi terserah anda (Windows 98, Me, 2000, atau XP)
3. Konfigurasikan jaringan anda seperti gambar dibawah ini
Konfigurasi PC Router dengan Default Gateway

Mekanisme pencarian tujuan dari gambar diatas adalah :
- Untuk mekanisme tujuan dari komputer A ke komputer C, pertama sekali  komputer A akan menanyakan alamat IP yang dituju ke PC Router 1 melalui gateway 192.168.10.1 karena rute yang diberikan oleh komputer A  adalah ke gateway 192.168.10.1 yang merupakan alamat IP NIC 1 pada PC Router 1. Kemudian PC Router 1 akan memeriksa pada table routing yang dimiliki oleh PC Router.


Net Address
Langsung/Tidak
Route
No. Interface
192.168.10.0
128.10.0.0
Langsung
Langsung


1
2
Setelah memeriksa pada table routing yang dimiliki oleh PC Router 1 dan ternyata tidak dimiliki olehnya, maka rounting akan diarahkan menggunakan default gateway yang dimiliki oleh PC Router 1 ke PC Router 2 melalui gateway 128.10.1.2. PC Router 2 akan memeriksa table routing yang dimilikinya,  


Net Address
Langsung/Tidak
Route
No. Interface
128.10.0.0
10.0.0.0
Langsung
Langsung


1
2
Pada pengecekan table routing yang ada di PC Router 2 ditemukan network address dengan IP 10.0.0.0 yang sesuai dengan network address IP tujuan yaitu 10.10.10.100 (komputer C). Maka mekanisme pencarian IP address telah selesai

4.   Setelah komputer diset sedemikian rupa sesuai dengan gambar, maka langkah selanjutnya pada PC Router konfigurasikan IP Address seperti gambar dibawah ini.

TCP/IP Properties untuk PC Router 1 dan 2

      Karena setiap PC Router memiliki 2 buah NIC maka LAN Properties yang terlihat diatas hanya untuk  2 NIC pada PC Router 1 dan 2 yang terhubung ke jaringan 192.168.1.0. 

5. Kemudian jalankan service routing yang ada pada administration tool pada Windows 2000 server atau Windows 2003 server. Dengan langkah-langkah sebagai berikut : 
     a.       Pada Windows 2003 buka Start à Program à Administrative Tools à Routing and Remote Access
 
Routing and Remote Access
      b.       Klik Next dan pilih “Custom Configuration


konfigurasi Routing dan Remote access

      c.       Klik next dan ceklist “LAN Routing” terdapat banyak pilihan yang bias kita buat disana.Tapi untuk konfigurasi dasar ini kita akan konsentrasi pada LAN Roouting terlebih dahulu.
 
Custom configuration
      d. Setelah memilih LAN Routing, maka selesai sudah konfigurasi Remote Access dan Routing untuk tahap awal
      e. Buka windows “Routing and Remote Access”. 
       
      f. Aktifkan Routing dan Remote Access dengan cara mengklik kanan Server dan klik "Configure and Enable Routing and Remote Access  
Aktifkan Routing

      g. Beginilah windows Routing jika sudah aktif, pada label dekat tulisan server akan berwrna hijau
Routing Aktif

      h.  Konfigurasi selesai dan PC Router sudah siap digunakan Setting IP Address hanya dengan 1 NIC untuk konfigurasi PC-Router 
Pada awalnya kita sudah memiliki pemikiran bahwa PC yang dapat digunakan sebagai PC Router
adalah Personal Computer yang memiliki lebih dari 1 NIC. Pemikiran untuk menggunakan hanya 1
NIC adalah bahwasanya Perangkat Router sesungguhnya (red : yang bukan PC) itu hanya memiliki 1
NIC. Setelah dilakukan percobaan dengan menggunakan hanya 1 NIC .pada PC Router efektif
a.  Setting IP address dengan 1 NIC.
        penggunaan IP Address untuk 1 NIC adalah sekitar 5 IP Address.


b.  Klik “Advanced” akan muncul windows , kemudian klik “add” untuk menambah IP address.


Advanced setting IP address





c.       Setelah ditambahkan akan, maka akan muncul seperti gambar dibawah ini,  
Add IP Address

d.Setelah IP address dikonfigurasikan maka akan muncul pada Windows Routing dan Remote Access.  

Posisi IP address dari NIC

e.Untuk melihat table routing bisa dilihat seperti gambar dibawah ini, klik kanan pada Static Route dan pilih “Show IP Routing Table
 
f.Setelah Routing aktif, maka PC Router sudah berfungsi sebagai router dan sudah dapat digunakan.
 



6. Konfigurasi Komputer Klien yaitu komputer 1,2, dan 3 sesuai dengan IP Address yang tertera pada desain gambar jaringan yang ada dibawah ini.

7.  Selasai dan silahkan dicoba PC Router anda.
semoga bermanfaat bagi semua