![]() |
| lagi marahan |
Cinta memang rumit untuk dipahami. Terkadang masalah sepele dapat menjadi sumber pertengkaran Anda dan pasangan.
Walaupun pertengkaran termasuk bumbu cinta, namun jangan biarkan
kebiasaan ini berlarut-larut. Agar pertengkaran tidak memaksa Anda
mengakhiri hubungan dengan pasangan, berikut sembilan cara yang bisa
Anda terapkan, seperti dikutip laman Yahoo! Shine:
1. Posisikan diri Anda terlebih dahulu
Orang yang menghabiskan waktu memperbaiki diri mereka sendiri akan lebih bahagia
dibandingkan mereka yang menempatkan kebutuhan
pasangan mereka terlebih dahulu. "Ketika Anda mengembangkan keinginan
Anda, Anda memiliki kelebihan untuk mengajarkan orang lain," ujar Gary
Lewandowski Jr., Ph.D., dari Universitas Monmouth, New Jersey.
Dengan berusaha memperbaiki diri sendiri, pasangan akan melihat usaha
Anda dalam memperbaiki hubungan kalian. Pasangan juga bisa belajar lebih
menghargai Anda dan melihat pada kesalahannya.
2. Tidurlah ketika marah
Penelitian yang dilakukan oleh Universitas California menemukan bahwa
orang seringkali menyelesaikan masalah selama mengalami Rapid Eye
Movement (REM). "Ketika tidur, otak menyusun kenangan, menggabungkan
kenangan lama dan ide-ide baru untuk mendatangkan solusi," ujar penulis
studi, Sara Mednick, Ph.D.
3. Hormati privasi hubungan Anda
Ketika Anda bertengkar dengan pasangan Anda, apakah Anda curhat online?
Jika Anda melakukan publikasi online pada Facebook, misalnya, maka orang
lain yang membacanya pun akan ikut gelisah terhadap hubungan Anda, dan
akan menanyakan hal tersebut kepada Anda. Hal tersebut justru membuat
Anda tertekan. Pasangan pun akan merasa tidak nyaman dengan hal
tersebut.
4. Hindari teman yang memberikan pengaruh negatif
Penelitian yang dilakukan Universitas Brown menemukan kecenderungan
perpisahan pada pasangan dipengaruhi oleh perpisahan yang dilakukan
sahabat. Hubungan Anda juga dapat dipengaruhi perpisahan yang dilakukan
oleh teman kerja Anda sebanyak 33%.
5. Pisahkan waktu bekerja dan santai
"Jika Anda selalu bekerja dan tidak ada pembagian antara kantor dan
rumah, maka Anda kan menemukan tekanan dalam hubungan," ujar Dr. Scott
Haltzman, penulis 'The Secrets of Happily Married Women'. Tetapkan batas
waktu bekerja, lalu gunakan sisa waktu untuk bersantai bersama
sebelum tidur.
6. Pekerjakan pembantu rumah tangga
Tidak dapat dipungkiri dalam kehidupan pernikahan, seorang istri pasti
akan selalu disibukkan dengan kegiatan bersih-bersih dalam rumah.
Sedangkan seorang suami biasanya hanya berperan sedikit dalam aktivitas
tersebut. Jika kegiatan ini menjadi sumber masalah baru, sudah saat Anda
memperkerjakan pembantu rumah tangga. Anda dan pasangan pun dapat
menikmati waktu bersama dengan hal yang menyenangkan.
7. Menyusun rencana pengeluaran bersama
Pasangan berpisah bukan karena tidak memiliki uang, tapi karena mereka
tidak sepakat dengan cara mengatur keuangan. "Diskusikan keuangan kalian
setiap bulan adalah hal yang sangat penting," ujar penasihat keuangan
Manisha Thakor. Mengatur keuangan bersama akan membangun kesamaan
pikiran Anda berdua untuk jangka panjang.
8. Seks singkat
Seks singkat mungkin tampak tidak romantis, tapi ledakan singkat gairah
yang Anda dan pasangan rasakan akan membuat Anda berdua semakin terikat.
Hal ini dikarenakan lepasnya hormon dopamin dan oksitoksin.
